Prodi Ekonomi Syariah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI)
Prodi Ekonomi Syariah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI)

Ciputat, 28 April 2026 — Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, secara resmi melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI), sebuah lembaga amil zakat berskala nasional yang berpusat di Surabaya.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa siang, 28 April 2026, bertempat di Ruang Meeting Gedung FEB, Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jalan Ibnu Sina. Dalam kesempatan ini, Prodi Ekonomi Syariah diwakili langsung oleh Ketua Program Studi, Ali Rama, Ph.D.

Delegasi dari LMI Perwakilan Jakarta hadir yang terdiri dari Khoirul Nur Mustaqim (Regional Manajer LMI Jakarta), Bayu Mahardika, dan Iffa Nur Khofifah membawa misi untuk mempererat silaturahim sekaligus memetakan potensi kolaborasi institusional. Menariknya, dalam delegasi tersebut turut hadir Fadya Wildha, mahasiswa aktif Prodi Ekonomi Syariah yang saat ini tengah menjalani program magang profesional di LMI, yang menjadi bukti nyata sinergi awal antara dunia pendidikan dan praktisi industri zakat.

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Diskusi yang berlangsung hangat ini difokuskan pada upaya konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ali Rama, Ph.D. menyambut baik inisiatif kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara teori ekonomi syariah di bangku kuliah dengan praktik manajemen zakat di lapangan.

"Kami sangat antusias dengan peluang kolaborasi bersama LMI. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperluas ruang bagi mahasiswa kami untuk tidak hanya belajar secara teoretis, tetapi juga berkontribusi langsung melalui kegiatan magang profesional, riset bersama, serta pengabdian masyarakat yang terstruktur di bawah naungan ekosistem zakat nasional yang dikelola oleh LMI," ujar Ali Rama.

Selain agenda magang bagi mahasiswa, kedua belah pihak juga mendiskusikan peluang kolaborasi lainnya, seperti:

  • Pengembangan Kurikulum Berbasis Praktik: Penyesuaian materi ajar dengan kebutuhan industri manajemen filantropi Islam saat ini.
  • Penelitian Kolaboratif: Sinergi riset mengenai dampak sosial dan ekonomi program-program pemberdayaan zakat.
  • Pengabdian Masyarakat: Kegiatan pendampingan mustahik berbasis pemberdayaan ekonomi yang melibatkan sivitas akademika FEB UIN Jakarta.

Penjajakan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) formal di masa depan, yang akan memperkuat posisi Prodi Ekonomi Syariah FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pusat keunggulan pendidikan ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan industri. (AC)