
Sabtu, 19 Juni 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengadakan kegiatan studium general secara daring melalui zoom meeting dan youtube. Kegiatan studium general ini mengangkat tema "Strategi Transformasi Bank Pembangunan Daerah". Tema ini menjadi suatu hal yang menarik mengingat kewajiban untuk spin-off unit usaha syariah (UUS) bank induk konvensional yang harus diputuskan maksimal bulan Juli 2023, sebagian besar UUS saat ini merupakan UUS yang dimiliki oleh Bank Pembangunan Daerah.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Amilin, SE, Ak, M.Si. Dalam sambutannya, dekan mengatakan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) memegang peranan penting dalam sirkulasi kegiatan ekonomi di daerah. Oleh karenanya, penting bagi tiap BPD untuk melakukan transformasi yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Era Masyarakat 5.0. perlu disikapi oleh Bank Pembangunan Daerah dengan menyusun suatu strategi yang tepat.

Kegiatan studium general ini menghadirkan dua orang narasumber yang ahli pada proses transformasi strategi di Bank Pembangunan Daerah, yaitu Babay Parid Wazdi yang merupakan Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah PT. Bank DKI dan Ahmad Ghiffari yang merupakan Kepala Bidang Usaha Transportasi, Properti, dan Keuangan pada Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta. Kedua orang narasumber menjelaskan proses transformasi yang tengah dilakukan oleh BUMD di Provinsi DKI Jakarta, termasuk transformasi di PT. Bank DKI. Dalam paparannya dijelaskan pula mengenai beberapa alternatif strategi yang akan dipilih bagi UUS PT. Bank DKI yaitu spin-off, merger antar UUS Bank Daerah, dan konversi.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Komisariat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam proses pembentukan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.